Al-Khawarizmi
Pada kesempatan kali ini pembahasan nya berkaitan dengan MTK. Bukan materi MTK yaa, tetapi seorang ahli dalam bidang MTK. Siapa lagi kalau bukan Al-Khawarizmi.
Matematika selalu menjadi momok yang menakutkan bagi kebanyakan orang. Padahal, secara prinsip matematika adalah sebuah metode dalam berpikir dan bernalar.
Kalau kita telisik dari zaman ke zaman, sepanjang sejarah peradaban manusia, matematika selalu menjadi bagian penting dalam munculnya prinsip-prinsip sains baru. Mulai dari teknologi komputer, astronomi, strategi perang, peralatan komunikasi, strategi permainan, dan banyak lainnya selalu menggunakan matematika sebagai bagian dasar pembentukan polanya.
Al-Khawarizmi, memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi. Ia lahir di sebuah kota kecil bernama Khawarizm yang saat ini dikenal dengan nama Khiva, Uzbekistan pada tahun 780 M. Namun, ilmuwan Barat dan Eropa lebih mengenal Al-Khawarizmi dengan nama Algoritm, Algorismus, atau Algoritma.
Al-Khawarizmi pergi merantau berpisah dari orang tua ke kota Baghdad. Disana lah ia menetap untuk menuntut ilmu.
Dan Sejak pertama kali diangkat menjadi anggota di Bayt Al-Hikmah, Al-Khawarizmi bekerja sebagai ilmuwan. Di sana ia terus belajar banyak ilmu pengetahuan, terutama ilmu alam dan ilmu matematika.
Keterbukaannya dalam mengadopsi ilmu-ilmu pengetahuan dari manapun, membuat Khawarizmi melahirkan banyak karya. Nah, karya terbesarnya adalah Aljabar. Bukunya yang berjudul Al-kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa'l-muqabala (The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing), menjadi pondasi penting dalam aljabar di era modern. Aljabar, juga menjadi materi yang banyak dipelajari di dunia sampai saat ini.



Makasih ilmunya Hana
BalasHapusSama sama nafisaa
Hapus